Dalam perjalanan pulang kembali ke Jakarta saya merasa takjub dengan pemandangan langit yang jernih disertai gumpalan-gumpalan awannya. Saya mengambil beberapa gambar langit tersebut sebagai koleksi.
Salah satu ciri khas daerah perumahan diYogjakarta adalah gang-gangnya. Dalam gang-gang ini saya melihat sesuatu yang unik yaitu adanya beberapa warung yang menempel dengan dinding rumah dengan hanya diberi bukaan jendela. Sepertinya hanya di kota ini saya menemukan hal ini. Foto-foto ini saya ambil saat berjalan menyusuri pemukiman penduduk dibelakang Taman Sari.
Candi Kalasan terletak di tengah perkampungan penduduk namun lokasi sangat dekat dengan jalan raya. Sewaktu saya kesana candi dalam suasana sepi pengunjung, mungkin karena banyak yang tidak tahu adanya candi ini. Memang candi ini dibeberapa bagiannya sudah mulai rusak termakan usia, namun bangunannya tetap kokoh berdiri dan bersih sekali. Terlihat beberapa pekerja sedang membersihkan rumput-rumput yang tumbuh dicandi. Saya yakin dahulunya candi ini sangat bagus dan cantik karena saya melihat detail-detail ukirannya cukup bagus. Sayang beberapa arca sudah tidak ada dan tangga masuk ke dalam candi sudah runtuh. Suasana tenang perkampungan penduduk memenuhi atmosfir candi ini dimana sesekali bunyi ayam berkotek terdengar.