Saturday, May 30, 2009

Monday, May 04, 2009

Colored Sky at Riau - Indonesia

City of Pekanbaru, Riau - Indonesia

Pekanbaru adalah ibukota propinsi Riau. Riau terletak di pulau Sumatera sebelah tengah berbatasan dengan propinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.
Propinsi ini kaya dengan sumber minyak dan gas buminya. Disamping itu juga memiliki areal hutan dan kebun kelapa sawit yang luas.
Sejarahnya daerah ini memiliki kerajaan Siak yang berpusat ditepi sungai Siak. Ini adalah gambar yang saya ambil pada waktu pagi hari.

Remote Houses at Riau - Indonesia

Dalam perjalanan dari kota Pekanbaru ke Duri dan Dumai, saya memperhatikan beberapa rumah-rumah penduduk yang ada disepanjang jalan. Sepanjang perjalanan, tidak banyak kita jumpai rumah-rumah itu kecuali jika kita akan memasuki kota-kota kecil yang ada.
Beberapa gambar saya abadikan melalui kamera. Hampir semua rumah-rumah tersebut tipikal rumah sumatera yang berdinding kayu beratap seng. Atap-atap itu akhirnya akan berubah warna menjadi coklat karena karat. Kebanyakan rumah-rumah di sepanjang jalan ini digunakan untuk menjadi warung atau tempat usaha lain.
Dikelilingi oleh hamparan kebun kelapa sawit dan hutan rendah menjadikan rumah-rumah ini mudah terlihat.

Hilly Street at Riau - Indonesia

Perjalanan dari Pekanbaru ke Duri memakan waktu sekitar 10 jam pulang pergi, sedangkan ke Dumai sekitar 12 jam. Hari pertama ke Duri dan hari kedua ke Dumai, lumayan jauh jarak yang ditempuh namun kondisi jalan yang sebagian besar baik dan beraspal menjadikannya tidak terlalu membuat capek. Sesekali kami berhenti di kedai kopi yang ada di sepanjang jalan untuk berehat dengan ditemani teh dan snack.
Jalan yang dilalui penuh dengan kelokan dan turun naik bukit. Dalam cerahnya siang hari kadang kita bisa melihat jalan seperti seuntai benang panjang yang berkelok-kelok. Beberapa mobil dan truk yang lewat seakan seperti semut2 yang berjalan diatas tali tersebut. Sungguh merupakan suatu suasana yang tenang dan alami. Pemandangan di kiri kanan jalan seolah tidak terpengaruh oleh hilir mudiknya kendaraan yang lewat, inilah yang menimbulkan suasana tenang bagi yang melihatnya.



Logs go to Factories at Riau - Indonesia

Sepanjang perjalanan saya banyak menemui truk2 pengangkut kayu gelondongan. Melihat banyaknya kayu dan truck pengangkutnya yang hilir mudik disana, saya sempat terhenyak dan bertanya2 dari mana asal kayu2 tersebut dan akan dibawa kemana kayu2 tersebut. Setelah diberitahu bahwa di riau ada beberapa pabrik pembuat kertas akhirnya saya sadar bahwa beberapa kondisi alam kita harus di korbankan dmi menjalankan roda ekonomi. Namun hati saya sedikit tenang setelah diberitahu kembali bahwa pihak perusahaan juga berkewajiban menanam kembali pohon yang telah ditebang. Pertanyaan lain muncul dibenak saya bagaimana dengan waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh sebesar potongan2 yang dipotong saat ini. Menurut saya waktu yang dibutuhkan adalah cukup lama dan tidak seimbang dengan pengambilan seperti saat ini atau mungkin bisa saja jika menggunakan area yang sangat luas sekali. Itu artinya sebagian besar areal dipulau ini akan ditebang dan ditanam kembali. Sebelumnya jika saya melihat dari pesawat ternyata konversi lahan menjadi kebun kelapa sawit juga sangatlah besar.


Remote Scene on the way to Dumai, Riau - Indonesia

Perjalanan ini serasa dipenuhi oleh nuansa industri-industri migas, kertas dan kelapa sawit. Sepertinya semua sarana dan prasarana yang ada di bangun untuk menunjang kebutuhan industri2 tersebut. Daerah ini seakan terbuka dan hidup sejak adanya aktifitas dibidang industri ini. Sunggung menyenangkan bahwa daerah pedalaman Riau ini telah memiliki prasarana terutama jalan yang baik sehingga bisa menghubungkan Riau dan Dumai (pelabuhan) sebagai jantung ekonomi daerah.



People Activities in the Small Cities of Riau - Indonesia





Daugther's of Small Coffee Shop Women at Kandis, Riau - Indonesia

Shopper at Riau Airport - Indonesia